Tiga Untuk Rayya

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Istri saya langsung terkejut ketika dia bertanya: “Ulang tahun Rayya mau ke mana Bah?”, langsung saya jawab: “Ke makam simbahnya”.

Iya. Setiap Rayya memperingati hari lahirnya, kami tak pernah absen mendatangi makam simbah.

Ada beberapa alasan mengapa saya selalu mengajak anak saya ke makam. Pertama agar dia tahu siapa leluhurnya. Kedua agar dia sadar bahwa umur yang diberi oleh Yang Maha Kuasa adalah titipan. Dengan melihat makam, semoga dia selalu menggunakannya untuk hal-hal bermanfaat. Ketiga, agar Rayya sepenuhnya sadar bahwa pada masanya, semua manusia akan kembali pada-Nya. Maka dengan mencintai-Nya sepenuh jiwa, dia tidak akan pernah merasa kehilangan apapun yang bersifat fana.

Rayya. Di usianya yang tepat tiga tahun hari ini, saya masih belum tuntas belajar momong dia. Saya sendiri heran mengapa belum selesai menjadi orang yang sering gelisah. Bisa jadi malah Rayya yang momong perasaan dan pikiran saya. Kehadiran Rayya sering membuat saya tersenyum simpul saat dia lincah mengucapkan ‘do you adore me?’, memeragakan saat saya naik motor, atau bahkan saat dia terlelap tidur.

Selamat bersyukur atas pertambahan usiamu, Nduk. Tetap ajari Abahmu untuk lebih tenang menikmati hidup yang terus menantang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

You may also like

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Tour De Bintan 2018

Leave a comment